Sebagian orang memiliki kebiasaan menggigit kuku yang sulit untuk dihentikan. Suatu kebiasaan yang sudah sangat sering dilakukan akan membuat ketidaknyamanan jika dihentikan. Namun, menggigit-gigit kuku dapat menimbulkan masalah lain, seperti rusaknya kuku dan ujung jari berdarah.
Kira-kira bagaimana cara yang efektif untuk menghentikan kebiasaan menggigit-gigit kuku?
Berikut 10 cara untuk mencegah kebiasaan menggigit-gigit kuku seperti dikutip dari DiscoveryHealth, Rabu (28/3/2012) antara lain:
1. Mencari pengobatan
Jika kebiasaan menggigit kuku cukup ekstrem maka dapat menyebabkan jari berdarah, kehilangan kuku atau kuku mengalami kerusakan permanen. Jika hal tersebut terjadi, maka sudah saatnya untuk mencari bantuan.
Kebiasaan menggigit kuku (onychophagia) sebenarnya adalah bagian dari sekelompok perilaku yang termasuk dalam diagnosa gangguan obsesif kompulsif (OCD).
2. Mencari penyebab mengapa memiliki kebiasaan menggigit kuku
Mungkin awalnya mulai menggigit-gigit kuku satu hari dan terus melakukannya sampai menjadi kebiasaan.
Namun bagi sebagian orang, ada alasan yang sangat spesifik untuk melakukannya, seperti kebosanan, ketakutan, stres atau kecemasan.
3. Mengalihkan perhatian
Setelah menyadari memiliki kebiasaan menggigit kuku, maka bisa mencoba mengarahkan energi ke dalam tindakan yang berbeda. Bagi sebagian orang, dapat dengan menyibukkan tangan dengan kegiatan.
4. Mengoleskan krim atau bahan lain pada kuku
Krim, minyak atau poles kuku khusus dirancang untuk menghentikan kebiasaan menggigit kuku. Karena kebiasaan tersebut biasanya dilakukan tanpa sadar dan dapat berhenti ketika mendapati ada rasa atau aroma yang tidak enak dari kuku.
5. Menjaga kuku tetap rapi
Salah satu solusi bagi orang yang memiliki kebiasaan menggigit kuku adalah untuk menjaga kuku tetap rapi. Manicure kit biasanya berisi alat-alat seperti gunting kuku, file, gunting kecil dan pendorong kutikula.
Cobalah untuk melakukan manikur seminggu sekali. Mulailah dengan memotong kuku jika perlu, dan kemudian menghaluskan ujung-ujungnya.
6. Memasukkan tangan ke dalam saku
Salah satu cara untuk menghentikan kebiasaan menggigit kuku dapat dengan memasukkan tangan ke dalam saku.
7. Relaksasi
Bagi sebagian orang, menggigit kuku dapat menenangkan dalam menghadapi stres atau khawatir. Maka teknik relaksasi atau pengurangan stres dapat digunakan untuk mengatasi dorongan untuk menggigit-gigit kuku.
Terapi ini bisa sangat efektif dalam mengurangi stres dan kecemasan, yang mungkin menjadi akar masalah dari kebiasaan menggigit-gigit kuku.
8. Mencari dukungan orang disekitar
Mencari dukungan dari orang-orang sekitr dapat membantu mengehentikan kebiasaan menggigit-gigit kuku.
Alasan lain untuk mencari teman atau kelompok untuk mendukung menghentikan kebiasaan menggigit kuku adalah bahwa ada kemungkinan dalam kesamaan dalam penyebab kebiasaan tersebut.
9. Melakukan kebiasaan baru
Melakukan kebiasaan baru dapat membantu menghentikan kebiasaan menggigit kuku. Tentunya kebiasaan baru yang dipih adalah kebiasaan yang baik, misalnya bersenandung, mengunyah permen karet, atau makan.
10. Memakai kuku palsu
Kuku palsu tidak hanya terlihat bagus, tetapi juga dapat digunakan untuk mencegah kebiasaan menggigit kuku.
Jika kuku palsu tidak cukup untuk mencegah menggigit kuku, maka dpat dengan menggunakan perban pada jari.
sumber
Kamis, 29 Maret 2012
Makanan yang Harus Dihindari untuk Sarapan
Sarapan dianggap penting karena manfaatnya untuk kesehatan. Ada banyak pilihan sarapan yang sehat untuk dipilih seperti melon, oatmeal, susu, bubur dan telur dadar. Namun tidak semua makanan baik dikonsumsi untuk sarapan.
Seperti dilansir symptomfind.com, Rabu (28/3/2012), berikut adalah makanan yang sebaiknya dihindari untuk sarapan:
Kue Kering
Meskipun enak dan gampang disantap, kue kering banyak mengandung gula beku, lapisan gula dan bahan-bahan lainnya. Karbohidrat yang berlebihan akan membuat perut lebih cepat terasa lapar jika dibandingkan dengan memakan protein tanpa lemak.
Sebagian besar kue kering juga dibuat dari tepung putih, bukan biji-bijian. Tepung putih merupakan karbohidrat olahan yang kaya akan lemak dan kalori. Gantilah kue kering dengan roti gandum panggang atau muffin untuk menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung dan pembuluh darah
Telur Dadar Ditambah Lemak dan Kolesterol
Telur dadar merupakan sumber protein dan banyak mengandung nutrisi. Orang yang harus membatasi asupan kolesterol masih boleh memakan telur dalam porsi sedang atau hanya memakan bagian putih telurnya saja.
Sayangnya, telur yang dihidangkan dengan keju dan banyak ditaburi garam dapat menyumbat pembuluh darah. Akan lebih baik jika menghidangkan telur rebus atau telur yang digoreng dengan minyak sayur yang lebih sehat.
Lemak Daging
Sosis dan daging merah sering dihidangkan untuk sarapan. Namun makanan ini bisa memicu penyakit jantung, meningkatkan kadar kolesterol jahat dan memicu stroke.
Protein memang penting untuk sarapan dan dapat membantu tetap kenyang sampai waktu makan siang. Untuk mengganti daging merah, ayam dan telur merupakan sumber protein tanpa lemak yang lebih menyehatkan.
Donat
Donat sebaiknya dihindari untuk sarapan. Donat banyak mengandung gula, baik gula yang ditaburkan, gula bubuk atau lapisan gula. Selain itu, donat juga banyak mengandung lemak trans dan sebagian besar donat dibuat dengan tepung putih, bukan biji-bijian.
Nilai gizi donat hanya sedikit atau bahkan tidak ada. Makanan kaya lemak dan kalori tinggi ini dapat menyebabkan obesitas, meningkatkan risiko serangan jantung dan penyakit serius lainnya.
Jus Buah atau Minuman Lain dalam Kemasan
Jus buah dalam kemasan tidak sesehat buah utuh. Jus buah yang diklaim terbuat dari apel, anggur, jeruk dan lemon telah ditambahkan gula yang memiliki efek sama buruknya seperti soda. Jika mencari makanan yang banyak mengandung vitamin C untuk sarapan, akan lebih baik jika makan buah-buahan.
Selain jus buah, makanan lain yang seharusnya sehat bisa menjadi tidak sehat karena telah ditambahkan berbagai macam bahan lain. Bacalah label nutrisi pada kemasan untuk memastikan kandungan bahan-bahan di dalamnya.
sumber
Seperti dilansir symptomfind.com, Rabu (28/3/2012), berikut adalah makanan yang sebaiknya dihindari untuk sarapan:
Kue Kering
Meskipun enak dan gampang disantap, kue kering banyak mengandung gula beku, lapisan gula dan bahan-bahan lainnya. Karbohidrat yang berlebihan akan membuat perut lebih cepat terasa lapar jika dibandingkan dengan memakan protein tanpa lemak.
Sebagian besar kue kering juga dibuat dari tepung putih, bukan biji-bijian. Tepung putih merupakan karbohidrat olahan yang kaya akan lemak dan kalori. Gantilah kue kering dengan roti gandum panggang atau muffin untuk menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung dan pembuluh darah
Telur Dadar Ditambah Lemak dan Kolesterol
Telur dadar merupakan sumber protein dan banyak mengandung nutrisi. Orang yang harus membatasi asupan kolesterol masih boleh memakan telur dalam porsi sedang atau hanya memakan bagian putih telurnya saja.
Sayangnya, telur yang dihidangkan dengan keju dan banyak ditaburi garam dapat menyumbat pembuluh darah. Akan lebih baik jika menghidangkan telur rebus atau telur yang digoreng dengan minyak sayur yang lebih sehat.
Lemak Daging
Sosis dan daging merah sering dihidangkan untuk sarapan. Namun makanan ini bisa memicu penyakit jantung, meningkatkan kadar kolesterol jahat dan memicu stroke.
Protein memang penting untuk sarapan dan dapat membantu tetap kenyang sampai waktu makan siang. Untuk mengganti daging merah, ayam dan telur merupakan sumber protein tanpa lemak yang lebih menyehatkan.
Donat
Donat sebaiknya dihindari untuk sarapan. Donat banyak mengandung gula, baik gula yang ditaburkan, gula bubuk atau lapisan gula. Selain itu, donat juga banyak mengandung lemak trans dan sebagian besar donat dibuat dengan tepung putih, bukan biji-bijian.
Nilai gizi donat hanya sedikit atau bahkan tidak ada. Makanan kaya lemak dan kalori tinggi ini dapat menyebabkan obesitas, meningkatkan risiko serangan jantung dan penyakit serius lainnya.
Jus Buah atau Minuman Lain dalam Kemasan
Jus buah dalam kemasan tidak sesehat buah utuh. Jus buah yang diklaim terbuat dari apel, anggur, jeruk dan lemon telah ditambahkan gula yang memiliki efek sama buruknya seperti soda. Jika mencari makanan yang banyak mengandung vitamin C untuk sarapan, akan lebih baik jika makan buah-buahan.
Selain jus buah, makanan lain yang seharusnya sehat bisa menjadi tidak sehat karena telah ditambahkan berbagai macam bahan lain. Bacalah label nutrisi pada kemasan untuk memastikan kandungan bahan-bahan di dalamnya.
sumber
Sabtu, 17 Maret 2012
Trik Berjalan yang Menyehatkan
(Foto: thinkstock)
Berjalan atau berlari santai merupakan hal sederhana dan murah yang bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan kesehatan. Tapi bagaimana cara berjalan yang sehat untuk tubuh?
Tubuh yang sehat tidak bisa dicapai secara ajaib atau dengan cepat. Namun berjalan merupakan hal yang baik dilakukan untuk kesehatan seperti untuk tekanan darah dan menurunkan berat badan.
Jika memilih berjalan sebagai jenis latihan utama, maka hal yang penting untuk mengetahui bagaimana gaya berjalan yang tepat. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti dikutip dari Lifemojo, Jumat (16/3/2012) yaitu:
- Usahakan mata tetap terfokus ke depan dan bukan ke atas atau terlalu sering menunduk
- Dagu pada posisi tetap dan agak ditarik sedikit untuk mempertahankan posisi leher netral sehingga mencegah nyeri leher dan dapat menopang kepala dengan baik.
- Menjaga bahu agar tidak bungkuk dan tetap santai. Caranya dengan menekuk tangan dan siku membentuk sudut 90 derajat dan mengayun ke pusat tubuh dan sebaiknya tidak menekuk lebih dari 90 derajat. Jika menekuk dengan benar akan membakar lebih banyak kalori dan melibatkan lebih banyak otot.
- Bagian belakang tubuh tetap lurus sehingga lengkungan tulang tetap alami. Sebaiknya agak sedikit condong ke depan jika berjalan di bukit.
- Posisi dada sedikit terangkat sehingga bisa menarik napas panjang, memperluas otot perut dan mencoba untuk bernapas seirama dengan langkah.
- Tumit harus menyentuh tanah, langkah yang singkat akan memberikan latihan yang lebih baik dan lebih mudah pada sendi.
Dengan mengikuti teknik berjalan tersebut, maka secara signifikan bisa meningkatkan kinerja. Hal ini bisa membantu meningkatkan manfaat yang didapat tubuh seperti meningkatkan efisiensi, pasokan dan penggunaan energi yang lebih baik, menurunkan risiko cedera, meningkatkan kenyamanan, lebih cepat, meningkatkan kalori yang terbakar, baik untuk otot dan membentuk tubuh.
Selain itu trik berjalan ini tidak akan menyebabkan nyeri kronis di tubuh, menghindari sikap tubuh yang buruk serta mencegah penumpukan lemak di perut sehingga penampilan menjadi lebih baik.
sumber
Cinta Orangtua Jadi Kunci Perkembangan Otak Anak
(Foto: Thinkstock)
Dulu setiap anak yang memiliki penyakit mental, dari depresi, skizofrenia hingga autisme maka salah satu yang disalahkan adalah peran ibu yang kurang. Tapi belakangan diketahui cinta orangtua memang menjadi kunci perkembangan otak anak.
Meski sebenarnya, selain peran orangtua dalam mendampingi perkembangan anak, faktor genetik juga menyebabkan ketidakseimbangan kimia di otak.
Selama dekade terakhir serangkaian penemuan-penemuan ilmiah telah menunjukkan bahwa faktor biologi setidaknya sama porsinya dengan faktor lingkungan dan faktor genetik dalam mempengaruhi penyakit mental pada anak. Faktor lingkungan tunggal yang paling kuat adalah cinta yang anak terima dari orang tua.
Hal tersebut merupakan tinjauan dari banyak studi yang telah dilakukan mengenai penyakit mental pada anak. Dalam sebuah penelitian baru dalam Prosiding National Academy of Sciences menunjukkan bagaimana peran orang tua tidak hanya mengubah hati dan pikiran, tetapi juga otak anak.
Penelitian tersebut dilakukan oleh para peneliti di Washington University di St Louis dengan melibatkan 92 anak berusia 3-6 tahun. Penelitian tersebut mengamati peran orang tua dalam membantu anaknya menghadapi tugas yang agak membuat stres yang memang dirancang untuk menyerupai stres dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa tahun kemudian, rata-rata anak memiliki ukuran area otak yang disebut hippocampus yang diukur dengan menggunakan pencitraan resonansi magnetik (MRI). Pengamatan pada penelitian ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi ukuran hippocampus.
Para peneliti menemukan bahwa anak dengan peran ibu yang lebih baik dalam membantu anak menghadapi stres sehari-hari, memiliki hippocampus yang signifikan lebih besar. Anak yang memiliki hippocampus kecil akan mengalami peningkatan risiko untuk masalah depresi dan gangguan stres pasca trauma pada penyakit Alzheimer.
"Jika dalam kondisi depresi, serta memiliki hippocampus kecil dapat diprediksi bahwa tidak akan merespons untuk antidepresan dibandingkan dengan orang yang memiliki hippocampus yang besar. Memiliki hippocampus kecil meningkatkan risiko untuk segala macam gangguan mental," kata Dr. Charles Raison, seorang profesor psikiatri dari University of Arizona, Tucson seperti dilansir dari CNNHealthNews, Selasa (13/3/2012).
Hal tersebut juga berlaku untuk merokok seperti pada anak yang dengan penyalahgunaan narkoba karena kurang perhatian dari orangtua. Selain untuk melindungi terhadap penyakit otak, volume hippocampus yang besar juga sangat diperlukan karena merupakan daerah otak yang memainkan peran besar dalam pengelolaan stres dan tekanan hidup sehari-hari.
Hippocampus sangat penting bagi kemampuan untuk membentuk dan menyimpan kenangan pribadi. Hal tersebut juga merupakan masalah pokok untuk respons stres dan respons inflamasi. Kedua hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada organ tubuh dan otak jika tidak dikelola dengan baik.
Sehingga ekspresi cinta dari orang tua sama kuatnya dengan gen dan bahan kimia yang membawa kecenderungan untuk gangguan mental pada anak. Otak manusia memang sangat kompleks, sehingga setiap hasil dari fungsi otak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor tunggal. Namun proses tersebut merupakan kombinasi faktor dari gen, bahan kimia dan lingkungan.
sumber
Orang yang Sering Melamun Tandanya Punya Otak Tajam
Setiap orang pasti pernah melamun dan berkhayal memikirkan masa depan atau sesuatu hal yang indah. Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang pikirannya sering melayang ternyata memiliki otak yang lebih tajam. Mengapa bisa begitu?
Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang sering melamun justru memiliki lebih banyak memori kerja di otak, yang memberinya kemampuan untuk dapat melakukan dua hal pada saat yang sama.
"Mereka yang memiliki kapasitas memori otak yang lebih tinggi melaporkan pikirannya lebih sering melayang (melamun) saat melakukan tugas-tugas sederhana, meskipun kinerja mereka tidak terganggu," ujar Daniel Levinson, psikolog di University of Wisconsin-Madison, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (17/3/2012).
Dalam studi yang hasilnya sudah dipublikasikan dalam Psychological Science ini, peneliti meminta partisipan untuk menekan tombol saat merespons kata-kata yang muncul di layar komputer. Peneliti kemudian akan memeriksa secara berkala untuk menanyakan apakah pikiran partisipan sempat melayang alias melamun.
Pada akhir studi, peneliti mengukur kapasitas memori kerja partisipan serta juga memberikan skor untuk kemampuan mengingat serangkaian huruf diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan matematika yang mudah.
Hasilnya, partisipan yang lebih banyak melamun justru yang kapasitas memori otaknya lebih tinggi.
Diperkirakan ini berkaitan dengan ruang kerja mental yang digunakan. Misalnya, ketika orang dapat menjumlahkan dua angka yang diucapkan tanpa perlu menuliskannya, tapi cukup dengan membayangkannya saja. Kapasitas ini telah dikaitkan dengan ukuran umum intelijen, seperti pemahaman membaca dan skor IQ.
Studi terbaru ini menggarisbawahi bagaimana memori kerja penting dalam memungkinkan otak untuk fokus pada masalah yang paling mendesak.
sumber
Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang sering melamun justru memiliki lebih banyak memori kerja di otak, yang memberinya kemampuan untuk dapat melakukan dua hal pada saat yang sama.
"Mereka yang memiliki kapasitas memori otak yang lebih tinggi melaporkan pikirannya lebih sering melayang (melamun) saat melakukan tugas-tugas sederhana, meskipun kinerja mereka tidak terganggu," ujar Daniel Levinson, psikolog di University of Wisconsin-Madison, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (17/3/2012).
Dalam studi yang hasilnya sudah dipublikasikan dalam Psychological Science ini, peneliti meminta partisipan untuk menekan tombol saat merespons kata-kata yang muncul di layar komputer. Peneliti kemudian akan memeriksa secara berkala untuk menanyakan apakah pikiran partisipan sempat melayang alias melamun.
Pada akhir studi, peneliti mengukur kapasitas memori kerja partisipan serta juga memberikan skor untuk kemampuan mengingat serangkaian huruf diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan matematika yang mudah.
Hasilnya, partisipan yang lebih banyak melamun justru yang kapasitas memori otaknya lebih tinggi.
Diperkirakan ini berkaitan dengan ruang kerja mental yang digunakan. Misalnya, ketika orang dapat menjumlahkan dua angka yang diucapkan tanpa perlu menuliskannya, tapi cukup dengan membayangkannya saja. Kapasitas ini telah dikaitkan dengan ukuran umum intelijen, seperti pemahaman membaca dan skor IQ.
Studi terbaru ini menggarisbawahi bagaimana memori kerja penting dalam memungkinkan otak untuk fokus pada masalah yang paling mendesak.
sumber
Kamis, 15 Maret 2012
Obat-obat Jerawat ala Rumah
Jerawat seringkali menyebalkan karena dapat merusak penampilan wajah dan menurunkan rasa percaya diri. Dalam kasus yang ringan, jerawat bisa diatasi hanya dengan ramuan-ramuan yang ada di rumah Anda. Apa saja?
Jerawat terbentuk ketika folikel di bawah kulit tersumbat. Kebanyakan jerawat terbentuk pada wajah, leher, punggung, dada dan bahu. Jerawat dapat muncul pada kulit siapa pun, tetapi paling sering muncul pada kulit remaja dan dewasa muda. Jerawat tidak berbahaya, namun dapat menimbulkan bekas.
Jerawat dapat meninggalkan bekas hitam atau bahkan bekas cekung di kulit, namun beberapa ramuan ala rumah dapat mengobati jerawat dengan cara mudah, seperti dilansir Lifemojo, Selasa (24/1/2012):
1. Madu
Madu memiliki kombinasi vitamin dan mineral, yang semuanya diperlukan untuk kulit mulus. Menerapkan madu dicampur dengan jus lemon pada bekas jerawat dapat membantu dalam menyingkirkan noda-noda bekas jerawat di kulit.
Ketika dioleskan pada luka atau infeksi, hidrogen peroksida yang terkandung di dalam madu juga akan dikeluarkan ke kulit, yang bertindak sebagai antiseptik. Dilansir DermaNetNZ, hidrogen peroksida yang terbentuk ketika madu diencerkan dapat menyembuhkan luka termasuk infeksi jerawat.
2. Lemon
Lemon bertindak sebagai agen pemutih alami pada kulit. Oleskan jus lemon dengan sepotong kapas pada bekas jerawat. Ini akan mengurangi melanin dari daerah yang terkena dan memudarkan warna kulit yang menghitam. Tapi jus lemon dapat menyebabkan kulit menjadi kering, sehingga jangan lupa untuk menggunakan pelembab setelah menggunakan lemon.
3. Tomat dan Mentimun
Tomat dan mentimun membentuk kombinasi yang baik sebagai pemutih alami dan antioksidan. Efek gabungan dari sayur ini membantu dalam mendapatkan kulit yang lebih cerah dan memudarkan bekas jerawat.
4. Putih telur
Putih telur memiliki jumlah protein yang baik serta vitamin penting dan mineral lainnya yang membantu dalam menyingkirkan jerawat dan bekas jerawat, serta dalam memproduksi efek menguntungkan pada keseluruhan kulit.
5. Kunyit
Kandungan zat pewarna kuning (curcumin) pada kunyit diyakini memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan), antiseptik, dan pengeringan, yang semuanya dapat membantu mengobati jerawat.
Anti-inflamasi bila diterapkan secara topikal, dapat membantu mengurangi kemerahan dan iritasi yang terkait dengan jerawat. Sementara antiseptik membantu membersihkan kulit dari kotoran yang menyebabkan jerawat.
sumber
Jerawat terbentuk ketika folikel di bawah kulit tersumbat. Kebanyakan jerawat terbentuk pada wajah, leher, punggung, dada dan bahu. Jerawat dapat muncul pada kulit siapa pun, tetapi paling sering muncul pada kulit remaja dan dewasa muda. Jerawat tidak berbahaya, namun dapat menimbulkan bekas.
Jerawat dapat meninggalkan bekas hitam atau bahkan bekas cekung di kulit, namun beberapa ramuan ala rumah dapat mengobati jerawat dengan cara mudah, seperti dilansir Lifemojo, Selasa (24/1/2012):
1. Madu
Madu memiliki kombinasi vitamin dan mineral, yang semuanya diperlukan untuk kulit mulus. Menerapkan madu dicampur dengan jus lemon pada bekas jerawat dapat membantu dalam menyingkirkan noda-noda bekas jerawat di kulit.
Ketika dioleskan pada luka atau infeksi, hidrogen peroksida yang terkandung di dalam madu juga akan dikeluarkan ke kulit, yang bertindak sebagai antiseptik. Dilansir DermaNetNZ, hidrogen peroksida yang terbentuk ketika madu diencerkan dapat menyembuhkan luka termasuk infeksi jerawat.
2. Lemon
Lemon bertindak sebagai agen pemutih alami pada kulit. Oleskan jus lemon dengan sepotong kapas pada bekas jerawat. Ini akan mengurangi melanin dari daerah yang terkena dan memudarkan warna kulit yang menghitam. Tapi jus lemon dapat menyebabkan kulit menjadi kering, sehingga jangan lupa untuk menggunakan pelembab setelah menggunakan lemon.
3. Tomat dan Mentimun
Tomat dan mentimun membentuk kombinasi yang baik sebagai pemutih alami dan antioksidan. Efek gabungan dari sayur ini membantu dalam mendapatkan kulit yang lebih cerah dan memudarkan bekas jerawat.
4. Putih telur
Putih telur memiliki jumlah protein yang baik serta vitamin penting dan mineral lainnya yang membantu dalam menyingkirkan jerawat dan bekas jerawat, serta dalam memproduksi efek menguntungkan pada keseluruhan kulit.
5. Kunyit
Kandungan zat pewarna kuning (curcumin) pada kunyit diyakini memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan), antiseptik, dan pengeringan, yang semuanya dapat membantu mengobati jerawat.
Anti-inflamasi bila diterapkan secara topikal, dapat membantu mengurangi kemerahan dan iritasi yang terkait dengan jerawat. Sementara antiseptik membantu membersihkan kulit dari kotoran yang menyebabkan jerawat.
sumber
Buah-buah Segar yang Mujarab Usir Jerawat
Jerawat merupakan kondisi kulit yang umum di kalangan remaja dan orang dewasa. Banyak faktor yang berkontribusi untuk pengembangan jerawat, termasuk makanan. Tapi buah-buahan segar justru mujarab untuk mengusir jerawat.
Jerawat biasanya terbentuk di daerah yang mengandung sejumlah besar kelenjar minyak, seperti leher, dada, bahu dan wajah, menurut MayoClinic. Penyebab utama jerawat adalah perubahan hormon. Juga, jerawat dapat terbentuk karena kelebihan produksi sebum (minyak) atau penumpukan bakteri pada kulit.
Beberapa makanan diyakini dapat memicu pertumbuhan jerawat dan beberapa makanan lain justru sebaliknya dapat membantu mengurangi gejala jerawat, termasuk buah-buahan.
Buah-buahan memberikan antioksidan yang dapat mendukung kemampuan tubuh untuk melawan dan menyembuhkan penyakit. Obat jerawat yang dikenal sebagai retinoid juga berasal dari vitamin A, yaitu antioksidan yang mendukung jaringan sehat dan perbaikan kulit.
Selain itu, buah-buahan segar juga rendah glisemik, yang berarti memiliki dampak ringan pada gula darah. Menurunkan dampak glisemik dari diet juga dapat membantu mengurangi gejala jerawat.
Beberapa buah-buahan yang mujarab mengurangi jerawat, seperti dilansir Livestrong, Selasa (7/2/2012), antara lain pepaya, aprikot, melon dan mangga.
Buah kaya vitamin C (antioksidan lain yang dapat meningkatkan kesehatan kulit) juga membantu mengurangi jerawat, seperti buah jeruk, kiwi, stroberi dan tomat.
Makanan lain yang kaya antioksidan dan rendah glikemik antara lain padi-padian, seperti gandum, beras merah dan jagung, kacang-kacangan serta biji-bijian.
Lemak sehat dalam kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan air dingin, seperti salmon, juga dapat membantu mengurangi peradangan dan efek jerawat lainnya, menurut laporan 'Skin Therapy Letter' yang diterbitkan pada tahun 2010.
sumber
Jerawat biasanya terbentuk di daerah yang mengandung sejumlah besar kelenjar minyak, seperti leher, dada, bahu dan wajah, menurut MayoClinic. Penyebab utama jerawat adalah perubahan hormon. Juga, jerawat dapat terbentuk karena kelebihan produksi sebum (minyak) atau penumpukan bakteri pada kulit.
Beberapa makanan diyakini dapat memicu pertumbuhan jerawat dan beberapa makanan lain justru sebaliknya dapat membantu mengurangi gejala jerawat, termasuk buah-buahan.
Buah-buahan memberikan antioksidan yang dapat mendukung kemampuan tubuh untuk melawan dan menyembuhkan penyakit. Obat jerawat yang dikenal sebagai retinoid juga berasal dari vitamin A, yaitu antioksidan yang mendukung jaringan sehat dan perbaikan kulit.
Selain itu, buah-buahan segar juga rendah glisemik, yang berarti memiliki dampak ringan pada gula darah. Menurunkan dampak glisemik dari diet juga dapat membantu mengurangi gejala jerawat.
Beberapa buah-buahan yang mujarab mengurangi jerawat, seperti dilansir Livestrong, Selasa (7/2/2012), antara lain pepaya, aprikot, melon dan mangga.
Buah kaya vitamin C (antioksidan lain yang dapat meningkatkan kesehatan kulit) juga membantu mengurangi jerawat, seperti buah jeruk, kiwi, stroberi dan tomat.
Makanan lain yang kaya antioksidan dan rendah glikemik antara lain padi-padian, seperti gandum, beras merah dan jagung, kacang-kacangan serta biji-bijian.
Lemak sehat dalam kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan air dingin, seperti salmon, juga dapat membantu mengurangi peradangan dan efek jerawat lainnya, menurut laporan 'Skin Therapy Letter' yang diterbitkan pada tahun 2010.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)
